Beda Asam Urat dan Reumatik

“ASRATIK”, asam urat dan rheumatik. Sama atau berbeda?

Penyakit asam urat merupakan bagian dari penyakit rheumatik. Meningkatnya asam urat bisa terjadi pembentukan tofi Asam urat atau gout (Arthritis pirai) dan rheumatik memang penyakit yang berbeda namun keluhan yang dirasakan sering sama dan bagian tubuh yang diserang juga sama. Kalau rheumatik disebabkan peradangan pada sendi sehingga terjadi arthritis. Asam urat disebabkan kelainan metabolisme yang dalam perkembangannya bermanifestasi terhadap peningkatan konsentrasi asam urat dalam serum. Bila seseorang kadar asam uratnya normal namun ada keluhan nyeri sendi, maka kemungkinan terkena rheumatik (radang sendi) atau mungkin juga pengeroposan tulang. Akibat tingginya asam bisa terjadi pembentukan batu urat yang akhirnya mempengaruhi kesehatan ginjal. Karena munculnya tofi ini seseorang bisa diamputasi kakinya karena tofinya meradang dan pecah lalu membusuk kakinya.

Asam urat dan rheumatik, bukanlah penyakit yang mematikan namun amat mengganggu dan membuat stress penderita karena mempunyai sifat sering kambuh. Meski sudah sembuh karena minum obat misalnya tak lama kemudian bila obatnya habis bisa kambuh lagi. Penderita penyakit ini sangat terganggu aktifitas pekerjaannya karena sering tiba-tiba menyerang di saat seseorang sedang menjalankan tugas pekerjaannya. Dari mulai usia anak-anak hingga usia lanjut bisa terserang penyakit ini, baik pria maupun wanita.

ASAM URAT

Semua orang pasti punya asam urat, karena hal ini merupakan bagian yang normal dari darah dan urin. Penyakit asam urat disebabkan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Normalnya, asam urat sebagai hasil samping dari pemecahan sel yang terdapat dalam darah yang secara berkesinambungan tubuh memecah dan membentuk sel yang baru. Nilai asam urat yang normal bila wanita 2,4 – 6, untuk pria 3,0 – 7. Bila melebihi dari nilai itu maka seseorang bisa dikategorikan ada gangguan asam urat. Meningkatnya asam urat disebabkan pekerjaan ginjal yang tidak sanggup mengeluarkan asam urat melalui air kemih. Masing-masing orang meski kadar asam uratnya tinggi belum tentu merasakan hal yang sama. Ada yang merasakan nyeri di bagian sendi tubuhnya namun ada juga yang tidak merasakan apa-apa meski asam uratnya sampai 12. Sebaliknya ada seseorang yang asam uratnya 10, keluhannya sangat parah bahkan bisa menyebabkan lumpuh tidak bisa jalan.

Kadar asam urat dalam darah bisa tinggi apabila banyak sisa-sisa pembuangan hasil metabolisme purin, sedangkan ekskresi asam urat melalui urin terlalu sedikit. Penyebab utamanya adalah gangguan metabolisme sejak lahir atau mungkin juga adanya abnormalitas suatu enzim atau karena serangan penyakit tertentu. Gangguan ini menyebabkan kadar asam urat dalam serum tinggi.

Beberapa faktor yang menyebabkan kadar asam urat tinggi adalah:
1. Faktor keturunan
2. Penyakit Diabetes Melitus
3. Adanya gangguan ginjal dan hipertensi
4. Tingginya asupan makanan yang mengandung purin.
5. Berat badan yang berlebih (obesitas)
6. Jumlah alkohol yang dikonsumsi
7. Penggunaan obat-obatan kimia yang bersifat diuretik/analgetik dalam waktu lama

Penderita asam urat sebagian diakibatkan kelainan sintesa purin dalam jumlah besar yang menyebabkan kelebihan asam urat dalam darah dan terutama juga akibat kelebihan produksi asam urat tetapi pengeluarannya tidak sempurna.

RHEUMATIK

Ada dua macam rheumatik, yakni rheumatik artikuler dan rheumatik non-artikuler. Rheumatik artikuler terjadi di bagian sendi, atau sering disebut radang sendi. Rheumatik non artikuler disebut juga extra articular rheumatism terjadi di bagian jaringan lunak di luar sendi.
Jumlah asam urat dalam tubuh dicerminkan oleh kadar natrium urat dalam serum darah. Bila kadar natrium urat dalam serum melampaui daya larutnya maka serum menjadi sangat jenuh (hiperurisemia) dan dapat menstimulir terbentuknya kristal natrium urat yang dapat mengendap.

Kristal natrium urat yang mengendap disebut tofi yang berasal dari kata tufa yang berarti batu karang. Jika tofi berada di persendian, akan terjadi arthritis gout akut, sakit rheumatik,
atau radang sendi. Lama kelamaan, keadaan itu akan mengakibatkan kerusakan sendi dan menimbulkan arthritis gout kronis. Kasus seperti ini akan menimbulkan sakit nyeri yang hebat yang biasanya timbul pada pagi hari pada waktu bangun pagi, pada hal mungkin malam harinya tidak merasakan apa-apa.

Rheumatik artikuler ada beberapa macam al:
a. Osteoartritis,
b. Artritis Reumatoid,
c. Artritis Pirai atau Asam Urat.

About these ads

0 Responses to “Beda Asam Urat dan Reumatik”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: