Menghalau asam urat dan kholestrol yang membandel

The celup Mashiwa dan Wedang Weding
Menghalau asam urat dan kholestrol yang membandel.

Mungkin karena pola makan saya yang kurang seimbang dan kebiasaan ngemil makan coklat danmakanan cepat saji yang enak-enak. Meski sudah minum obat dokter penyakit asam urat dan kholestrol sembuh sebentar tapi  selalu muncul lagi dan muncul lagi. ’Bete’ banget harus minum obat dan minum obat terus.. Belum lagi efek sampingnya  obat asam urat yang biasanya mengganggu lambung….alamak,penyakit satu hilang penyakit lain muncul.

Continue reading ‘Menghalau asam urat dan kholestrol yang membandel’

Rematik

Rematik
Rematik artikuler
Rematik artikuler terjadi di bagian sendi atau sering disebut dengan radang sendi. Ada 3 macam rematik artikuler yaitu osteoartritis, arthritis reumathoid, dan arthritis pirai atau asam urat. Seseorang dinyatakan menderita osteoarthritis jika hasil rontgent menunjukan adanya penyempitan celah sendi secara simetris, adanya peningkatan densitas tulang subkondral, adanya kista yang berdinding tebal di subkondral, adanya osteofit di pinggir sendi, dan adanya perubahan struktur anatomi sendi. Berikut ini beberapa faktor penyebab rematik osteoarthritis.
1.penipisan rawan sendi yang bersifat progresif
2.faktor umur yang semakin lanjut
3.menopause bagi perempuan
4.keturunan
5.kegemukan
6.cedera sendi atau stress
7.tulang yang padat (dialami pelari)

Continue reading ‘Rematik’

GEJALA PENDERITA ASAM URAT DAN RHEUMATIK

Tanda-tanda seseorang menderita asam urat sebagai berikut:

  1. Adanya peningkatan asam urat darah
  2. Terdapat kristal urat yang khas dalam cairan sendi
  3. Terdapat tofus yang telah dibuktikan dengan pemeriksaan kimia
  4. Terjadi lebih dari satu kali serangan nyeri di persendian.
  5. Adanya serangan di satu sendi, terutama sendi ibu jari kaki
  6. Sendi tampak kemerahan
  7. Adanya pembengkakan tidak simetris di satu sendi
  8. Tidak adanya bakteri saat terjadi serangan dan peradangan.

Sama halnya dengan penyakit kanker yang terdiri atas beberapa stadium. Kasus asam urat tingkat keparahannya terdiri dari empat tahapan/stadium:

    1. Tahap Asimtomatik (stadium I)
    2. Tahap Akut (stadium II)
    3. Tahap Interkritikal (stadium III)
    4. Tahap Kronik (Stadium IV)

    1.Tahap Asimtomatik (stadium I).

    Tanda-tanda penyakit asam urat/gout pada stadium I atau permulaan biasanya ditandai dengan peningkatan kadar asam urat tetapi tidak dirasakan oleh penderita karena tidak merasakan sakit sama sekali dan tidak disertai gejala nyeri, arthritis, tofi/tofus maupun batu ginjal atau batu urat di saluran kemih.

    2.Tahap Akut (stadium II)

    Asam urat Stadium II biasanya terjadi serangan radang sendi disertai dengan rasa nyeri yang hebat, bengkak, merah dan terasa panas pada pangkal ibu jari kaki. Biasanya serangan muncul pada tengah malam dan menjelang pagi hari. Serangan seperti ini bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari (10 hari) dan bila diberi obat akan sembuh dalam waktu kurang lebih 3 hari. Interval serangan yang cukup lama dan sendi masih dalam keadaan normal.

    3. Tahap Interkritikal (stadium III)

    Asam urat Stadium III adalah tahap interval di antara dua serangan akut. Biasanya terjadi setelah satu sampai dua tahun kemudian. Interval serangannya bertambah pendek namun penderita masih bisa melakukan aktivitas normal tanpa ada rasa sakit sama sekali bila tidak sedang kambuh.

    4. Tahap Kronik (stadium IV)

    Tahapan kronik ini ditandai dengan terbentuknya tofi dan deformasi atau perubahan bentuk pada sendi-sendi yang tidak dapat berubah ke bentuk seperti semula, ini disebut gejala irreversibel atau arthritis gout kronis. Pada kondisi ini frekwensi kambuh akan semakin sering dan disertai rasa sakit terus menerus yang lebih menyiksa dan suhu badan bisa tinggi. Bila demikian bisa menyebabkan penderita tidak bisa jalan atau lumpuh karena sendi menjadi kaku kaku tak bisa ditekuk.

    Continue reading ‘GEJALA PENDERITA ASAM URAT DAN RHEUMATIK’

    Penyebab Asam Urat dan Rheumatik

    Beberapa faktor penyebab rheumatik osteoartritis a.l:

    • Penipisan rawan sendi yang bersifat progresif
    • Faktor umur yang semakin lanjut
    • Menopause bagi perempuan
    • Keturunan
    • Kegemukan
    • Cedera sendi atau stres
    • Tulang yang padat (dialami pelari)

    Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap penyakit asam urat bisa dicheck kadar asam urat dalam darah melalui pemeriksan darah di laboratorium. Untuk penyakit rheumatik bisa dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui peningkatan cairan sendi dan juga pemeriksaan radiologis dengan rontgen.

    a. Osteoartritis
    Seseorang dinyatakan menderita osteoartritis jika hasil rontgen menunjukkan adanya penyempitan celah sendi secara simetris, adanya peningkatan densitas tulang subkondral, adanya kista yang berdinding tebal di subkondral, adanya osteofit di pinggir sendi dan adanya perubahan struktur anatomi sendi.

    b. Artritis Reumatoid
    Artritis reumatoid termasuk jenis rheumatik yang ganas karena merusak sendi dan organ tubuh lainnya. Jenis rheumatik ini menyebabkan peradangan menahun yang tersebar di seluruh tubuh (inflamasi sistemik kronik terutama di persendian). Kaum perempuan biasanya lebih sering menderita penyakit jenis ini dibanding pria, perbandingannya 3 : 1. Hal ini karena peristiwa menopause bagi perempuan.

    Beberapa faktor penyebab artritis reumatoid a.l:

    • Faktor keturunan dan lingkungan
    • Pengaruh hormon seks (kekurangan hormon estrogen)
    • Infeksi di bagian persendian akibat bakteri, micoplasma atau koloni jamur dan virus
    • Stres
    • Radikal bebas akan merangsang keluarnya prostaglandin yang menimbulkan nyeri, radang & bengkak
    • Faktor umur.

    Beda Asam Urat dan Reumatik

    “ASRATIK”, asam urat dan rheumatik. Sama atau berbeda?

    Penyakit asam urat merupakan bagian dari penyakit rheumatik. Meningkatnya asam urat bisa terjadi pembentukan tofi Asam urat atau gout (Arthritis pirai) dan rheumatik memang penyakit yang berbeda namun keluhan yang dirasakan sering sama dan bagian tubuh yang diserang juga sama. Kalau rheumatik disebabkan peradangan pada sendi sehingga terjadi arthritis. Asam urat disebabkan kelainan metabolisme yang dalam perkembangannya bermanifestasi terhadap peningkatan konsentrasi asam urat dalam serum. Bila seseorang kadar asam uratnya normal namun ada keluhan nyeri sendi, maka kemungkinan terkena rheumatik (radang sendi) atau mungkin juga pengeroposan tulang. Akibat tingginya asam bisa terjadi pembentukan batu urat yang akhirnya mempengaruhi kesehatan ginjal. Karena munculnya tofi ini seseorang bisa diamputasi kakinya karena tofinya meradang dan pecah lalu membusuk kakinya.

    Asam urat dan rheumatik, bukanlah penyakit yang mematikan namun amat mengganggu dan membuat stress penderita karena mempunyai sifat sering kambuh. Meski sudah sembuh karena minum obat misalnya tak lama kemudian bila obatnya habis bisa kambuh lagi. Penderita penyakit ini sangat terganggu aktifitas pekerjaannya karena sering tiba-tiba menyerang di saat seseorang sedang menjalankan tugas pekerjaannya. Dari mulai usia anak-anak hingga usia lanjut bisa terserang penyakit ini, baik pria maupun wanita.

    Continue reading ‘Beda Asam Urat dan Reumatik’

    Hello world!

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!